Surabaya Green and Clean

Latar Belakang Surabaya Green Office

Green office adalah sebuah konsep kantor hijau yang mengikuti kaidah – kaidah etika lingkungan. Green Office bukan berarti perubahan lingkungan kantor yang dirubah warnanya menjadi hijau. Akan tetapi lebih kearah perubahan perilaku karyawan yang berpikir tentang kesadaran lingkungan. Meminimalkan penggunaan AC, memakai kertas bolak balik, mendaur ulang kertas , meminimalkan pemakaian tissue, dll. Green office memberikan wahana baru terhadap perubahan harapan manusia dalam pengelolaan lingkungan dikawasan perkotaan.
Surabaya green office bentuk alternative inspiratif mengurangi adanya dampak aktifitas dan perilaku manusia yang menyebabkan terjadinya pemanasan global di muka bumi ini sehingga terjadi yang namanya perubahan iklim. Bumi seolah – olah seperti di oven, sehingga suhu dikota Surabaya pada khususnya dan Indonesia pada umunya semakin panas. Merubah paradigma/perilaku dari karyawan agar berperilaku green office merupakan harapan tersendiri seagai titik awal perubahan sikap menu kelestarian lingkungan dan pengurangan sampah dikawasan perkantoran serta efisiensi terhadap pemakaian sumber daya tidak terbaharukan.

Tujuan Surabaya Green Office

Tujuan dari pelaksanaan Surabaya Green Office adalah :
1. Menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kondusif.
2. Meng kampanyekan green office dalam setiap moment kegiatan
3. Sosialisasi visi dan misi program SGO kepada semua lapisan masyarakat
4. Memberikan contoh melalui aplikasi media pendidikan lingkungan di wilayah perkantoran
5. Membuka peluang seluas- luasnya kepada mitra yang memiliki visi dan misi tentang lingkungan untuk ikut bergabung dalam program SGO

Manfaat Surabaya Green Office

Manfaat dari pelaksanaan Surabaya Green Office adalah :
1. Tamu dan individu kantor merasa betah berada di dalam kantor
2. Memberikan image/citra/kesan kepada masyarakat bahwa pengelolaan kantor dan individu yang berada di dalam kantor memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Sasaran Surabaya Green Office

Sasaran dari pelaksanaan Surabaya Green Office adalah :
1. Terciptanya lingkungan bersih, indah dan nyaman serta menyehatkan
2. Terciptanya perilaku individu kantor yang perduli terhadap lingkungan

Program Kantor Peduli Lingkungan "Green Office"

Pengertian
Kantor Peduli Lingkungan atau Green Oftice merupakan refleksi kebijaksanaan kantor yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) dalam upaya menciptakan lingkungan kerja kantor bersih, indah dan nyaman serta menyehatkan (BERIMANS) dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Green Office juga merupakan refleksi dari seluruh aktifitas individu yang berada dalam kantor agar selalu memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan di sekitarnya.
Penerapan SML untuk kantor diperlukan karena kantor juga sebagai tempat kegiatan/akivitas yang berpotensi menghasilkan pencemaran, antara lain :

1. Aktifitas makan dan minum (sampah dan pencemaran lainnya)
2. Penggunaan kendaraan bermotor (pencemaran udara)
3. Kegiatan administrasi (sampah, toner)
4. Pemakaian air (limbah cair, pemborosan penggunaan air)
5. Sarana penampungan sampah sementara
6. Pemakaian listrik (pemborosan energi)
7. Sarana dan prasarana bengkel (bila memiliki)
8. Pendingin ruangan (pemborosan energi)
9. Sarana penampungan limbah cair (urine dan tinja)

Keberhasilan kantor peduli lingkungan (Eco-Office) sangat ditentukan oleh sistem manajemen lingkungan yang diterapkan, kepedulian individu, monitoring dan evaluasi, kemudian perbaikan sistem apabila diperlukan dan pada pelaksanaannya dilakukan secara terpadu dan gotong royong (partisipatif).
Kegiatan-kegiatan yang perlu mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan kantor yang peduli lingkungan atau Eco-Office operation adalah :
Kampanye kegiatan kantor yang peduli lingkungan "Eco-Office"
Kampanye kantor peduli lingkungan "Eco-Office" harus bertujuan bahwa program Eco-Office dapat dikenali, dipahami, dilaksanakan dan diketahui hasilnya bagi seluruh karyawan kantor dari tingkat bawahan hingga tingkat atasan.

Pembelian dan penggunaan barang
Kegiatan pembelian atau pengadaan barang dan peralatan perlu dilakukan perencanaan yang cermat dan teliti sesuai kebutuhan yang nyata (real). Dalam pertimbangan lingkungan untuk pengadaan barang dapat diketahui bahwa produk tersebut ramah lingkungan umumnya dapat dikenali dari tanda atau logo Eco Label baik produk nasional atau manca negara.
Pengadaan dan penggunaan energi listrik
Kebutuhan energi listrik disediakan sendiri sebaiknya peralatan yang dipakai adalah berkualitas baik, tahan lama, hemat bahan bakar minyak (BBM), tidak menimbulkan masalah lingkungan (polusi udara, kebisingan, getaran). Setiap peralatan perlu mempertimbangkan berapa besar energi listrik yang diperlukan untuk mengoperasikannya. Agar operasionalnya effisien dan ramah lingkungan, maka perlu menggunakan peralatan yang terseleksi yaitu hemat energi listrik.
Pengadaan dan penggunaan air bersih
Untuk menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan air dan deposit air (sumber air) atau "water balance” perlu memperhatikan kondisi lingkungan. Diantaranya permukaan tanah sebagai penyerap air hujan, daerah resapan air yang baik atau daerah rawan banjir. Penggunaan air bersih untuk mandi, mencuci dan toilet perlu dihemat mengingat proses pengadaan air dan kondisi sumber air yang semakin sulit didapat terutama musim kemarau.
Penanganan sampah/limbah
Sampah yang perlu dikelola adalah sampah domestik yang bersumber dari kertas sisa, plastik, sisa makanan, puntung rokok, pembungkus dan lain-lain. Penanganan sampah mulai dari pemisahan, pengumpulan hingga pengolahan dan atau pemusnahan.
Pemeliharaan gedung dan fasilitas kantor
Pemeliharaan gedung dan fasilitas kantor perlu dilakukan secara rutin atau berkala agar kondisi gedung dan fasilitas selalu dalam kondisi yang baik, optimal dan aman digunakan. Pemeliharaan gedung dan fasilitas kantor harus dilakukan secara terstrukur oleh organisasi perkantoran ( house keeping department)
Penggunaan pekarangan / ruang terbuka hijau (RTH)
Lahan perkantoran yang ideal adalah menyediakan lahan pekarangan atau ruang terbuka hijau antara 40 % hingga 60%. Pemanfatan pekarangan adalah bertujuan untuk daerah resapan air hujan, kenyamanan dan keindahan serta mengurangi pencemaran udara atau kebisingan dengan tanaman-tanaman yang memiliki nilai estetis dan ekologis.
Penggunaan kendaraan kantor dan karyawan
Menetapkan spesifikasi (dalam perencanaan pembelian) kendaraan bermotor yang akan digunakan untuk operasional kantor yang rendah emisi, dan apabila memungkinkan kendaraan dengan kategori LEV (Low Emissions Vehicle atau Ultra Low Emissions Vehicle). Penetapan spesifikasi ini hendaknya juga disosialisasikan kepada seluruh karyawan sehingga karyawan juga mendukung program ini diantaranya kendaraan kapasitas kecil.
Pemantauan pelaksanaan Green Office
Di dalam proses pemantauan hendaknya juga dilakukan pengukuran rutin terhadap capaian parameter yang disepakati, pencatatan terhadap perubahan perilaku seluruh unsur kantor dan melakukan review atau telaah terhadap keseluruhan proses pelaksanaan Green Office sehingga dimiliki sebuah catatan proses yang sangat bermanfaat bagi evaluasi dan meningkatkan kinerja pelaksanaan Green Office ini di kemudian hari. Untuk tujuan pemantauan ini, perlu ditunjuk sebuah tim independent yang khusus dibentuk untuk itu, namun sejalan dengan itu, pemantauan ini hendaknya juga dilakukan secara bersama seluruh unsur kantor.
Evaluasi pelaksanaan Green Office
Pola evaluasi yang harus diterapkan dalam penyelenggaraan Eco-Office ini dilakukan dalam periodisasi tertentu sesuai yang ditetapkan di dalam kebijakan kantor. Sementara bahan evaluasi dapat diambil dari hasil pemantauan rutin yang telah tercatat dalam dokumentasi hasil pemantauan.
Kriteria evaluasi Eco-Office meliputi :

I. Think Green, Berpikir hijau “ selalu berpikiran bahwa setiap aktifitas manusia selalu
menimbulkan degradasi lingkungan, sehingga setiap beraktifitas menjadi lebih
ecolife.

II. Action Green., Berperilaku hijau. Selalu berperilaku bahwa harus mencerminkan perilaku hijau seperti berikut :

1. Hemat air/menggunakan air sisa AC untuk menyiram tanaman
2. Hemat kertas/pakai kertas bolak-balik/daur ulang kertas (3 R)
3. Hemat energi/matikan komputer saat istirahat.
4. Hemat tissue
5. Memilah sampah organik dan an organik/dibuat kompos
6. Meminimalkan penggunaan AC
7. Mengurangi pemakaian printer
8. Kampanye green office melalui stiker
9. Mensosialisasikan perilaku green office kepada semua orang
10.Memakai baterai isi ulang. Batu baterai apabila terkena air akan mengeluarkan gas Hidrogen yang berbahaya bagi lingkungan
11.Maksimalkan bekerja, kurangi lembur, dengan mengurangi lembur perusahaan anda akan berhemat listrik sampai 30 % karena mengurangi penggunaan listrik dan AC
12.Naiklah kendaraandengan teman anda, karena akan menghemat BBM (naik angkutan umum)

III. Eat Green, makanan ramah lingkungan. Selalu makan ramah lingkungan seperti berikut :

1. Menggunakan produk – produk hasil pertanian organik
2. Meminimalkan makanan yang menggunakan BTM(Vitsin,MSG,dll)
3. Tidak membawa makanan yang menggunakan nasi bungkusan / kotak kertas (menambah sampah kantor)
4. Membawa makanan didalam tepak makan dari rumah yang bisa di pergunakan lagi
5. Saat rapat menghindari enggunaan pemakaian air kemasan plastik.
6. Dianjurkan memakai gelas minuman dari kaca
7. Tidak memakai wadah plastik saat makanan dalam kondisi panas
8. Tidak memakai wadah makanan yang memakai stereoform

IV. Shop Green, berbelanja menggunakan produk yang ramah lingkungan seperti :

1. Saat berbelanja memakai tas yang ramah lingkungan
2. Meminimalkan penggunaan plastik (beberapa plastik tidak bisa hancur secara alami)
3. Memakai produk – produk dengan kemasan yang bisa di daur ulang
4. Gunakan tas kresek secara berulang - ulang

V. Build Green, bangunan yang memperhatikan lingkungan seperti :

1. Kantor dengan desain sirkulasi udara yang lancar. Duduklah didekat jendela yang sirkulasi udaranya lancar
2. Memanfaatkan dan menanam tanaman – tanaman hias sebagai penghasil oksigen didalam kantor
3. Menanam tanaman tegakan dihalaman kantor sebagai zona buffer (menghindari polusi suara dari luar, menghindari bahaya asap kendaraan dari luar)

Dokumentasi pelaksanaan Green Office
Dokumentasi dimaksudkan untuk menyediakan data dan informasi yang memadai untuk kepentingan pemantauan (monitoring) dan evaluasi sehingga tersedia masukan yang memadai bagi managemen untuk membuat sebuah kebijakan baru dan atau memperbaiki pola atau system yang telah berjalan agar menjadi lebih baik. Melalui dokumentasi yang baik juga akan memberikan nilai tambah bagi lembaga untuk meningkatnya citra sebagai lembaga yang peduli terhadap lingkungan hidup.
Keterbukaan Informasi
Dengan keterbukaan informasi ini, tidak saja dimaksudkan untuk menyediakan data dalam konteks evaluasi dan audit internal yang diperlukan oleh manajemen, tetapi lebih luas lagi dimaksudkan sebagai bentuk akuntabilitas lembaga (accountability) di dalam menjalankan proses perkantoran, sehingga masyarakat mengetahui dan dapat mengakses informasi yang dimiliki oleh kantor.

Profil Pemenang Green Office 2010

Kategori Negeri : Kecamatan Sukomanunggal
Kantor Kecamatan Sukomanunggal sudah menerapkan lima kategori Think Green, Action Green, Eat Green, Shop Green, Build Green yang sudah memenuhi syarat green office. Selain itu semangat karyawan terhadap peduli lingkungan sangat tinggi. Ini terlihat dalam melakukan penjelasan tentang tindakan peduli lingkungan. Untuk mengurangi volume sampah, Kecamatan Sukomanunggal menggunakan keranjang takakura untuk sampah organik dan memanfaatkan sampah plastik menjadi barang berharga (daur ulang sampah) untuk sampah anorganik.
Disamping itu untuk mencerminkan kantor yang hijau dilakukan sosialisasi dengan membuat poster / himbauan lingkungan yang berisi informasi hemat energi, hemat air dan himbauan buang sampah sesuai jenisnya. Sedangkan dalam mewujudkan pengurangan dampak global warming, dilakukan pemanfaatan lahan yang tidak dipakai menjadi lahan hijau berupa taman, dan penanaman tanaman obat.


Kategori Swasta : PT. Ciputra
PT. Ciputra Surya Tbk sudah berhasil melakukan program dasar green office yaitu Think Green, Action Green, Eat Green, Shop Green, Build Green. Disamping itu dalam sistem penghematan, PT. Ciputra Surya Tbk melakukan sistim pengurangan (titiik) lampu, pengadaan timer pendingin ruangan maupun pengaturan nyala-mati lampu kamar mandi dan mengadakan kampanye hidup hemat melalui poster-poster. Lingkungan perumahan Ciputra dikenal hijau. Berdasarkan berbagai riset, tempat tinggal yang memiliki pepohonan dalam jumlah banyak, terbukti menurunkan stress dari para penghuni.
Produk utama yang ditonjolkan dalam melakukan lingkungan bersih dan hijau adalah melakukan penanaman 10 ribu pohon per tahun sebagai langkah konservasi udara, dampaknya udara di perumahan Citraland lebih bersih. Sedangkan konservasi tanah dilakukan dengan cara penggunaan tanah existing yang telah dicampur dengan kompos dalam proses penanaman pohon. Hal ini berdampak pada naiknya nilai kesuburan tanah (karena ditambah kompos), efisiensi bahan bakar fosil (karena tidak perlu menggunakan truk untuk media transportasi tanah).