Surabaya kembali menerima Penghargaan tertinggi terkait Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah pada tanggal 14 Januari 2019 di Kantor Kementrian Lingkungan Hidup gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat. Penghargaan tersebut merupakan yang ketiga kalinya yang di raih oleh Kota Surabaya. Berdasarkan SK nomor 456/Menlhk/Setjen/DTN.0/10/2018 TANGGAL 30 Oktober 2018 tentang keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Penetapan Penerima Penghargaan Nirwasita Tantra pada Tahun 2018, Surabaya keluar sebagai pemenang Nirwasita Tantra pada tahun 2018, dengan perolehan juara pertama.   Nirwasita Tantra adalah penghargaan dari Pemerintah yang diberikan kepada Kepala Daerah atas kepemimpinannya dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan, dan/atau program kerja sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya. Nirwasita tantra diikuti sebanyak 13 provinsi, 30 Kota dan 30 Kabupaten di Indonesia, dengan menyusun dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (IKPLHD) yang terdiri dari 5 isu pokok, tata guna lahan, kualitas air, kualitas udara, resiko bencana, dan perkotaan. Nominasi hasil penapisan dokumen IKPLHD terdiri dari 6 Provinsi, 12 Kota dan 12 Kabupaten yang selanjutnya mengikuti penilaian tahap akhir berupa presentasi dan wawancara yang dilakukan oleh kepala daerah kepada panelis  yang terdiri dari LSM, KPK, Akademisi dan Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) serta Kementerian Lingkungan Hidup. Kepala daerah mempresentasikan 5 isu pokok lingkungan serta program-progam dan inovasi untuk mendorong percepatan perbaikan kualitas lingkungan yang implementasinya disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.  Dengan adanya penghargaan ini menunjukkan betapa baiknya Kota Surabaya dalam pengeloaan lingkungannya.